Lewat Gerakan 10.000 Produser, Ruben Onsu Ajak Masyarakat Jadi Bagian Film Nasional

By Yulia October 29, 2019 729
Lewat Gerakan 10.000 Produser, Ruben Onsu Ajak Masyarakat Jadi Bagian Film Nasional Suasana press conference Gerakan 10.000 Produser (Yulia)

Presenter Ruben Onsu mengajak masyarakat untuk mendukung film Nasional dengan cara mengikuti Produser 10.000, gerakan crowd sourcing yang mengajak publik ikut memproduseri film hanya dengan membayar 10.000 rupiah.

Sebagai pecinta film Indonesia, Ruben mengaku sangat sulit menemukan film yang cocok dengan untuk ditonton seluruh keluarga saat ini. Ketika ia ingin menonton film Indonesia sebetulnya sudah banyak pilihan film yang bisa ditontonnya dengan pasangannya, Sarwendah, tetapi ia kerap mengaku kesulitan jika ingin mengajak anak-anaknya ikut menonton.

Bersama dengan sutradara Aditya Gumay, Ruben akhirnya mempelopori Gerakan Produser 10,000 dengan memproduksi film pertamanya yang berjudul Om Bebek. Film ini sekaligus sebagai film pelopor yang berkolaborasi dengan Gerakan Produser 10.000 yang juga diperankan oleh Ruben Onsu.

"Saya masuk di Gerakan Produser 10.000 karena apa, salah satu film yang ada saya didalamnya bermain, saya pun ikut mencoba masuk dalam produser 10.000 dan ini menjadi pilihan terbaik untuk support penonton film Indonesia. Saya bukan pemain film tetapi saya seorang yang sangat mencintai film," kata Ruben Onsu di Gedung PPHUI, Jakarta, pada Senin (28/10/2019).

Dengan Gerakan Produser 10.000 ini, Ruben juga mengajak masyarakat mempunyai kesempatan untuk bisa menjadi bagian dari setiap film Indonesia. Gerakan Produser 10,000 rupiah menggunakan sistem referraI-marketing, untuk menggerakkan masyarakat menonton film nasional.

"Yang dimaksud dengan referral-marketing di Gerakan produser 10.000 ini adalah kita mengajak masyarakat untuk mengajak temannya, tetangga, saudara, pacar, orang tua, siapapun itu untuk nonton film nasional. Kalau mereka berhasil, akan dapat komisi 10.000 rupiah per orang yang berhasil mereka ajak nonton ke bioskop," beber Ruben Onsu.

Gerakan 10000 produser 2Para penggiat Gerakan Produser 10.000 (Yulia)

Diakui Raditya Gumay jika sebenarnya tujuan utama dari program ini bukanlah croud founding atau mengumpulkan uang sebanyak-banyaknya untuk membuat sebuah film, tetapi tujuan utama sebenarnya adalah untuk melibatkan masyarakat hingga merasa dan memiliki produksi film.

"Karena selama ini masyarakat lebih pasif, mereka seperti tidak memiliki suara dan hanya menjadi penikmat saja pergi ke bioskop dan apa yang ada di bioskop yang dibuat oleh para produser film itu yang mereka tonton," ujar Aditya Gumay. Jadi dengan program inilah saatnya masyarakat memiliki sesuatu atau semacam people powernya untuk bisa bersama-sama memproduksi film, lalu memasarkannya bersama-sama.

Gerakan Produser 10.000 ini di inisiasi oleh sutradara film Aditya Gumay, berkolaborasi dengan startup Ketix, dan penulis buku Dewa Eka Prayoga. Kedepannya, akan ada tujuh film nasional yang akan berkolaborasi dengan gerakan Produser 10.000. Selain dapat keuntungan finansial, masyarakat yang ikut sebagai anggota gerakan produser 10.000 bisa ikut memproduseri film dengan cara mengajukan naskah film atau memilih jalan cerita film yang sudah disiapkan oleh sutradara dan penulis naskah.

”Sekarang sudah saatnya masyarakat bisa punya kontribusi Iebih ke perfilman nasional, setelah sekian lama cuma diposisikan sebagai konsumen. Lewat gerakan ini masyarakat bisa menentukan alur cerita film yang sudah kami siapkan”, kata Aditya Gumay, sutradara film kreator Lenong Bocah, yang menjadi inisiator gerakan ini.

Untuk ikut dalam gerakan ini masyarakat cukup mendaftar Iewat aplikasi Ketix dan membayar biaya keanggotaan sebesar 10.000 rupiah saja. Selain keuntungan finansial anggota Produser 10.000 juga akan mendapat pelatihan online seni peran dan entertainment bersama Aditya Gumay.

Masyarakat yang sudah terdaftar jadi anggota Produser 10.000 akan bisa me-redeem tiket orang lain yang mereka berhasil ajak menonton, mengajukan naskah cerita dan memberikan masukan jalan cerita dari dalam aplikasi Ketix.

Aditya Gumay, Ruben Onsu dan kawan-kawan menargetkan gerakan Produser 10.000 ini bisa meraih 250.000 anggota dalam waktu satu tahun kedepan./ JOURNEY OF INDONESIA

Last modified on Wednesday, 30 October 2019 00:23